Artikel


Mengenal SINTA Ristekdikti Lebih Dekat

posted Apr 10, 2018, 8:32 AM by Muhammad Azwar   [ updated Apr 10, 2018, 8:41 AM ]

SINTA kepanjangannya adalah Science and Technology Index. SINTA merupakan sebuah sistem informasi penelitian berbasis web yang menawarkan akses yang cepat dan mudah ke jurnal yang dipublikasikan oleh pendidikan tinggi dan institusi penelitian di Indonesia dan sekaligus mengukur tingkat performanya. SINTA menyediakan informasi mengenai benchmark dari suatu perguruan tinggi, kolaborasi, tren analisis dari suatu penelitian, dan juga merupakan direktori kepakaran di Indonesia. SINTA menjadi pusat informasi sitasi dan kepakaran di Indonesia.

Visi dari SINTA adalah "Menjadi Rujukan Hasil Penelitian".

Misi dari SINTA adalah :

1. Mengembangkan sitasi dan kepakaran di Indonesia.

2. Mengidentifikasi dan menganalisis kekuatan penelitian dari setiap institusi.

3. Mengembangkan sebuah sistem yang dapat menganalisis tren penelitian di Indonesia.

4. Mengembangkan direktori kepakaran di Indonesia.

SINTA diinisiasi pada tahun 2016 oleh Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, dengan melibatkan para pakar dari berbagai institusi. Konten SINTA berasal dari jurnal Indonesia yang telah diterbitkan secara elektronik memiliki profil baik Google Scholar maupun Scopus yang berisi sejumlah sitasi, h-index, i-10 index, pengembangan selanjutnya akan termasuk makalah prosiding, buku, dan hak paten dari para peneliti di Indonesia.

Melihat Performa sebuah Perguruan Tinggi melalui SINTA Ristekdikti

Sebagai contoh, jika kita ingin melihat performa dari institusi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, berikut caranya :

1. Membuka website resmi SINTA dengan mengklik http://sinta2.ristekdikti.go.id/

2. Pilih menu Affiliation, dan masukkan kata kunci Syarif Hidayatullah, lalu klik tombol pencarian, seperti pada gambar di bawah ini.




3. Akan muncul afiliasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, disertai dengan code 201001, alamat website http://uinjkt.ac.id/ dan SINTA Score 1,817.  


4. Klik link afiliasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, akan muncul informasi detail seperti SINTA Rank, SINTA Score, dan penulis yang telah diverifikasi. Informasi mengenai dokumen dan sitasi dari Scopus dan Google Scholar dari tahun ke tahun juga ditampilkan dalam bentuk grafik.



Saat artikel ini dibuat, informasi yang ditampilkan menunjukkan UIN Syarif Hidayatullah memiliki SINTA Rank 30, SINTA Score 1,817, penulis atau peneliti yang telah diverikasi 211. Dokumen terindeks Scopus 271 dengan jumlah sitasi 1.457, dokumen terindeks Google Scholar 3.931 dengan jumlah sitasi 23.449

Demikian, semoga artikel ini bermanfaat.

Pelatihan Manajemen e-Journal Tahun 2017 di Perpustakaan STAIN Kudus

posted Oct 21, 2017, 10:01 PM by Muhammad Azwar   [ updated Oct 21, 2017, 10:02 PM ]

Sabtu, 21 Oktober 2017 Perpustakaan STAIN Kudus mengadakan pelatihan manajemen e-Journal. Pelatihan ini diadakan dengan tujuan ingin meningkatkan kualitas pengelolaan jurnal di STAIN Kudus khususnya untuk menuju jurnal terakreditasi nasional. Peserta pelatihan ini sebagian besar merupakan para pengelola jurnal di STAIN Kudus.

Materi pertama dipresentasikan oleh Muhammad Azwar, S.Pd.I, M. Hum dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengenai manajemen pengelolaan e-journal. Pemateri menjelaskan mengenai dasar pengelolaan jurnal elektronik, beberapa penilaian akreditasi jurnal elektronik dan strategi untuk meningkatkannya. Peserta pelatihan yang didominasi oleh para dosen juga diajak untuk membuat profil Google Scholar, mendaftarkan ke SINTA Ristekdikti, dan mendaftarkan Orcid. Dalam kesempatan ini juga, pemateri memberikan pelatihan registrasi ke jurnal elektronik STAIN Kudus, submit artikel, dan aktifitas peran-peran dalam tim jurnal, seperti editor, section editor dan reviewer.   

Materi kedua disajikan oleh Wiji Suwarno, S.Pd.I, S.IPI, M.Hum dari IAIN Salatiga mengenai writing academic skills. Pemateri menjelaskan kiat-kiat untuk meningkatkan kemampuan menulis. Di akhir sesi, peserta diberikan skill menggunakan aplikasi manajemen referensi Zotero. Aplikasi ini sangat menunjang dalam proses penulisan karya ilmiah.

Perpustakaan STEI SEBI Mengadakan Insert

posted Oct 7, 2017, 7:43 PM by Muhammad Azwar

Sabtu, 7 Oktober 2017, Perpustakaan STEI SEBI mengadakan acara INSERT (Increasing Sebi Research Paper Quality). Kegiatan ini rutin diadakan setahun sekali untuk meningkatkan kemampuan dan skill mahasiswa dalam riset yang sangat membantu mereka dalam menulis makalah, penelitian, dan tugas akhir selama kuliah. 

Tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena kegiatan INSERT ini diadakan khusus bagi para trainer saja. Mereka, para trainer, adalah perwakilan dari masing-masing kelas dari semua angkatan yang siap dilatih dalam 2 sesi training. Setelah training, mereka siap mendampingi kawan-kawan mahasiswa di kelasnya masing-masing untuk berbagi skill yang telah didapatkan selama training.

Minggu sebelumnya, 30 September 2017, materi sesi pertama disampaikan oleh Fahma Rianti, M. Hum, Kepala Perpustakaan STEI Sebi. Sesi pertama peserta dibekali keterampilan dasar dalam mengelola referensi berbasis teknologi informasi. Software yang digunakan adalah Mendeley dan Zotero. Peserta praktek mendownload, menginstal, dan menggunakan Mendeley dalam mengelola referensi.

Di sesi kedua ini, dengan pemateri Muhammad Azwar, M. Hum, peserta belajar menelusuri berbagai sumber informasi ilmiah di internet, seperti Google Scholar, Open Access Journal berbasis OJS, Repository, Indonesia One search, DOAJ, Doabooks, Google Books, OPAC Perpustakaan, dan beberapa sumber lainnya.  Peserta belajar menggunakan web importer yang ada dalam Mendeley dan menyimpan berbagai referensi ilmiah yang didapatkan tersebut secara otomatis ke dalamnya. Berbagai keterampilan lain juga dipelajari, seperti menambahkan style sitasi, switch style, memberi highlight dan catatan pada fullteks, menggunakan software anti plagiarime, dan bagaimana mencegah plagiarisme.

Alhamdulillah, peserta sangat senang dan antusias mengikuti kegiatan training of trainer ini dan mereka ingin sekali bisa segera berbagi dengan kawan-kawan mahasiswa yang lain.

Workshop Nasional Online Research Skills di Perpustakaan UIN Raden Intan Lampung

posted Sep 10, 2017, 12:29 AM by Muhammad Azwar

Perpustakaan UIN Raden Intan Lampung mengadakan workshop Online Research Skills selama 2 hari, Rabu & Kamis 7-8 September 2017. Kegiatan workshop ini dihadiri oleh para peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta baik dari kota Lampung sendiri maupun dari luar kota, seperti dari Jambi, Metro, Ponorogo, bahkan dari Sorong Papua.

Workshop Online Research Skills ini diadakan dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta -para pustakawan dan dosen- yang sangat dibutuhkan dalam melaksanakan tugas-tugas yang berkaitan erat dengan research (penelitian) dan publikasi ilmiah. Workshop ini memberikan seperangkat keterampilan yang sangat memudahkan bagi siapapun yang akan terjun dalam riset. 

Hari pertama, narasumber Muhammad Azwar, M. Hum dosen Fakultas Adab & Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, memaparkan materi mengenai strategi penelusuran informasi Online Public Access Catalogue (OPAC), akses e-journal dan repository yang dimiliki oleh Perpustakaan UIN Raden Intan Lampung. Selain itu, disajikan juga workshop mengenai standar pengolahan bahan pustaka berbasis SLiMS 8 Akasia, copy cataloguing (Z39.50 SRU dan P2P Service) dan beberapa penggunaan fitur-fitur tambahan lainnya, seperti auto complete, label barcode, usulan koleksi, locker loan, warta berita, dan grafik perkembangan koleksi serta visitor statistic. Di akhir sesi pertama ini, disajikan workshop mengenai Indonesia One Search (IOS), mulai dari registrasi akun, strategi menelusuri informasi ke koleksi nasional dan e-resources yang dilanggan Perpusnas, pengorganisasian informasi hingga cara mendaftarkan repository (OPAC, E-Journal, dan repository) yang dimiliki masing-masing institusi ke dalam database Indonesia One Search. 

Materi kedua disampaikan oleh Faizuddin Harliansyah, MIM Kepala Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Materi Online Research Skills ini diawali dengan pentingnya hasil-hasil research yang dihasilkan oleh para peneliti di seluruh dunia itu dipublikasikan secara online dan dapat diakses secara fulltext (Open Access). Narasumber dalam kesempatan ini juga menjelaskan strategi memanfaatkan sumber-sumber referensi riset online baik yang bersumber dari Open Access Database maupun dari Database Online berbayar. Peserta kemudian diajak untuk membangun perpustakaan riset yang berkualitas dengan Zotero. Dengan aplikasi ini, kita dapat mengelola sitasi (kutipan) dan referensi dengan berbagai style dengan sangat mudah. 

Alhamdulillah, peserta sangat puas mengikuti workshop ini, dan rasanya 2 hari ini tidak cukup untuk menggali materi Online Research Skill ini. Perpustakaan UIN Raden Intan siap untuk selalu mendampingi dan memfasilitasi jika para dosen ataupun mahasiswa kesulitan dalam menerapkan skill riset online ini.  

Sharing Dosen : Belajar Manajemen Referensi dengan Mendeley dan Zotero

posted Sep 2, 2017, 4:19 AM by Muhammad Azwar   [ updated Sep 2, 2017, 5:04 AM ]

Hari ini, Kamis 31 Agustus 2017 Program Studi Ilmu Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI) Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengadakan kegiatan sharing dosen. Kegiatan sharing ini diadakan seminggu sekali untuk mengupgrade pengetahuan dan keterampilan para dosen. Kali ini tema yang diangkat mengenai manajemen referensi menggunakan Mendeley. Beberapa dosen dari Program Studi Sejarah bahkan dari Prodi lain, seperti Ilmu Perpustakaan dan Bahasa & Sastra Arab hadir dalam sesi ini. Pendalaman materi Mendeley ini dirasakan sangat penting bagi para dosen untuk kemudahan dalam mengorganisasikan referensi dalam publikasi karya ilmiah.

Mendeley adalah sebuah tool aplikasi (software) yang digunakan untuk membantu para penulis (peneliti) mengorganisasikan referensi mereka. Dengan menggunakan Mendeley, kita dapat mengelola berbagai referensi tulisan dengan sangat mudah.  Kita dapat merekam informasi setiap file sumber referensi ke dalam Mendeley, lalu dapat digunakan berkali-kali baik untuk kebutuhan membaca atau mengutip.

Mendeley memiliki berbagai kelebihan lainnya, seperti memudahkan kita membuat daftar pustaka di dalam membuat karya ilmiah dengan berbagai style yang berlaku internasional, saling berbagi dengan penulis atau peneliti lainnya di seluruh dunia terkait referensi yang digunakan, mencari penelitian terbaru, menampilkan karya publikasi sendiri, menggunakan fasilitas web importer agar dapat mengimport berbagai macam referensi dari berbagai situs indexing karya ilmiah, dan sebagainya.

Mendeley dapat didownload di website resminya https://www.mendeley.com/, pastikan Anda mendaftarkan akun sebelum menggunakan software ini.

Pada kesempatan ini juga, narasumber - Muhammad Azwar - menjelaskan manajemen referensi lain yang dapat digunakan, yaitu Zotero dan EndNote. Sebagai software manajemen referensi, Zotero sangat membantu penulis dalam mengutip referensi baik dengan body note maupun foot note. Zotero juga memiliki kelebihan-kelebihan seperti halnya Mendeley. Dalam penerapannya, baik Mendeley maupun Zotero bisa digunakan dalam penulisan karya ilmiah secara bergantian  tergantung pada kebutuhan masing-masing penulis. Ini dimungkinkan karena terdapat metadata standar yang bisa digunakan, seperti BibTeX, RIS, Library Zotero ataupun EndNote XML untuk saling bertukar data.

Zotero bisa diakses secara free di website resminya https://www.zotero.org/

Baik Mendeley maupun Zotero, kedua software ini menggunakan fitur sync yang memudahkan penggunanya untuk mengakses referensi mereka di mana pun dan kapan pun selama ada akses internet.

Alhamdulillah, para dosen yang mengikuti sharing session ini sangat antusias dan mereka meminta ada kelanjutan dari kegiatan ini agar bisa mempelajari manajemen referensi ini lebih dalam lagi.   


Belajar Tata Ruang Perpustakaan dengan Sweet Home 3D dan Google SketchUp Pro

posted Aug 28, 2017, 11:01 AM by Muhammad Azwar   [ updated Aug 28, 2017, 11:12 AM ]

Semester ini saya diamanahkan oleh Program Studi Ilmu Perpustakaan untuk mengampu mata kuliah Tata Ruang Perpustakaan. Mata kuliah ini baru akan diajarkan, sebagai dampak dari Kurikulum berbasis KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia).  Hasil akhir dari pembelajaran ini adalah mahasiswa mampu mendesain tata ruang 
perpustakaan baik secara interior maupun eksterior.


Mempejari tata ruang tentu saja kurang asyik jika tidak dipraktekkan secara langsung dengan mendesainnya di sebuah kertas ataupun kanvas. Membayangkan suatu tata ruang apalagi dipenuhi dengan teori-teori tentu akan sangat membosankan. Maka terbersit untuk mengajarkan tata ruang perpustakaan dengan perangkat lunak yang bisa dikatakan cukup mudah dan umum digunakan. Dari sekian banyak software yang bisa digunakan untuk kebutuhan ini, saya pun memilih 2, yaitu Sweet Home 3D dan Google SketchUp

Sweet Home 3D

Sesuai dengan namanyasoftware ini digunakan untuk mendesain rumah. Sweet Home 3D merupakan aplikasi desain interior dan eksterior yang bisa didapatkan secara free (gratis) yang dapat membantu Anda menggambarkan rencana dari rumah Anda, mengatur furniture di dalamnya dan mengunjungi hasilnya dalam tampilan 3 dimensi. Waaah, kereen kan. 
Kunjungi website resminya di http://www.sweethome3d.com/



Softwarenya bisa mendownload secara gratis dengan mengklik link ini http://www.sweethome3d.com/download.jsp.  Bahkan tersedia juga beragam model 3Dhttp://www.sweethome3d.com/importModels.jsp dan texturehttp://www.sweethome3d.com/importTextures.jsp yang sangat membantu dalam menata furniture di dalam desain interior ruangan.  Beragam plugins dan Tools juga disedikan sebagai pelengkap software ini http://www.sweethome3d.com/plugins.jsp.

Jika Anda ingin mendekorasi rumah, apartemen, gedung perkantoran, dan perpustakaan serta ingin mengatur ulang segala perabot yang ada di dalamnya, Sweet Home 3D terbukti menjadi solusi mudah untuk mewujudkannya.  

Anda dapat merancang sebuah kamar, menentukan dimensi ruang, ketebalan dinding dan tekstur, membangun rumah bertingkat sekalipun dan banyak lagi detail lainnya yang terbersit di pikiran Anda. Fitur lainnya dari Sweet Home 3D adalah supportnya untuk dapat menikmati 3D view, sehingga Anda dapat menelusuri seisi rumah dalam tampilan 3 dimensi.

Ini tampilan sekedar contoh hasil dari mendesain interior sebuah rumah. Kereen kan.




Google SketchUp Pro

Google SketchUp Pro merupakan aplikasi milik Trimble Navigation untuk bidang desain bangunan. Bagi Anda yang berkecimpung dalam bidang arsitektur atau desain interior tentu tidak asing dengan Google SketchUp karena aplikasi ini termasuk aplikasi CAD yang umum digunakan. Seperti halnya dengan Sweet Home 3D, Google SketchUp juga dapat merancang objek 3 dimensi, baik interior maupun ekterior. 
Software ini bisa didownload di website resminya https://www.sketchup.com/ 

 

Ini tampilan contoh hasil dari mendesain ekterior sebuah rumah mewah.



Dua software ini, baik Sweet Home 3D maupun Google SketchUp Pro sangat tepat digunakan dalam pembelajaran mata kuliah Tata Ruang Perpustakaan. Perpustakaan memiliki karakteristik yang unik dibandingkan dengan sebuah rumah atau gedung lainnya. Bahkan perpustakaan memiliki beberapa jenis, seperti Perpustakaan Sekolah, Perpustakaan Perguruan Tinggi, Perpustakaan Instansi (Khusus), dan Perpustakaan Umum. Semua jenis perpustakaan tersebut memiliki karakteristik masing-masing. Mendesain tata ruang dari setiap jenis perpustakaan tersebut pun perlu mempertimbangkan karakteristik tersebut. 

Isi kajian Tata Ruang Perpustakaan berdasarkan KKNI mengacu pada hal berikut ini :


  1. Menguasai konsep teoritis tentang tata ruang perpustakaan.
  2. Mampu mendesain model perpustakaan sesuai dengan jenis perpustakaannya.
  3. Mampu mendesain model perpustakaan sesuai dengan standar layanan perpustakaan.
  4. Mampu mendesain model perpustakaan sesuai dengan penerapan fungsi manajemennya.
  5. Mampu mendesain model perpustakaan dengan menggunakan software model ruang 3 dimensi. 


Beberapa materi yang akan dibahas dalam Tata Ruang Perpustakaan adalah :

  1. Mengelola Perpustakaan & Standar Nasional Perpustakaan (SNP)
  2. Menciptakan Pelayanan Perpustakaan Prima
  3. Memahami Psikologi Perpustakaan
  4. Pengelolaan Sarana dan Prasarana Perpustakaan
  5. Prinsip Penataan Ruang Perpustakaan
  6. Kenyamanan Pemustaka
  7. Mendesain Tata Ruang Perpustakaan dengan Sweet Home 3D
  8. Manajemen Tata Ruang Perpustakaan untuk jenjang SD/MI
  9. Manajemen Tata Ruang Perpustakaan untuk jenjang SMP/MTs dan SMA/MA
  10. Manajemen Tata Ruang Perpustakaan Perguruan Tinggi
  11. Manajemen Tata Ruang Perpustakaan Khusus (Instansi)
  12. Manajemen Tata Ruang Perpustakaan Umum
  13. Mendesain Tata Ruang Perpustakaan dengan Google SketchUp Pro.

Semoga mata kuliah ini bisa memberikan gambaran, pengetahuan, dan skill kepada mahasiswa Ilmu Perpustakaan dalam merancang tata ruang perpustakaan sehingga bisa memberikan kenyamanan dan layanan yang terbaik bagi pemustakanya. Amiin ya Rabbal Alamiin.  




Workshop Optimalisasi Google Advanced Search untuk Kegiatan Belajar Mengajar di SMPN 5 Solear

posted Aug 10, 2017, 7:12 AM by Muhammad Azwar   [ updated Aug 10, 2017, 8:49 AM ]

Pagi hari ini, Kamis, 10 Agustus 2017 berlangsung kegiatan workshop penelusuran informasi menggunakan Google Advanced Search khususnya yang terkait dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Kegiatan workshop ini terlaksana atas inisiatif dan kerja tim mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang sedang KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Desa Solear, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten.

Workshop ini diperuntukkan untuk para guru SMPN 5 Solear. Sekitar 20 orang yang terdiri dari para guru dan mahasiswa mengikuti kegiatan ini. Mereka tampak sangat antusias mengikuti pelatihan yang berlangsung selama 2 jam lebih, yang dimulai dari pukul 9.30 hingga 12.00 WIB. Pemateri workshop literasi informasi ini adalah Muhammad Azwar, M. Hum, dosen Ilmu Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 

Muhammad Najiyuddin, penanggung jawab acara workshop literasi, menjelaskan bahwa ide kegiatan ini muncul ketika melihat kebutuhan literasi yang cukup mendesak di kalangan tenaga pengajar, khususnya di desa-desa. Tujuannya tentu untuk membuka wawasan terkait "Google Advanced Search" yang sangat menunjang dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Selain sebagai momen suksesi program KKN 069, workshop ini juga bertujuan membuka jaringan yg lebih luas antara tenaga pengajar, narasumber dan mahasiswa".

Beberapa guru pun memaparkan bahwa materi pelatihan ini sangat dibutuhkan di era informasi berbasis internet seperti sekarang ini. Mereka sebelumnya, menggunakan Google hanya yang sederhana (simple) saja, dan hari ini mereka dilatih untuk menggunakan teknik-teknik khusus dalam pencarian informasi sehingga informasi yang dicari lebih relevan, lebih cepat, lebih akurat dan ilmiah.

Materi pertama disajikan beberapa keterampilan (skill) penelusuran informasi. Beberapa di antaranya, seperti melihat jumlah hasil temuan informasi saat pertama kali menelusuri informasi, memahami domain website, membatasi pencarian kata kunci berdasarkan domain dan website tertentu, membatasi pencarian informasi berdasarkan jenis atau format dokumen, berdasarkan waktu, dan sebagainya.

Materi kedua selanjutnya mengenai penggunaan Google Form. Dalam kesempatan ini, peserta praktek membuat beberapa soal yang dilengkapi dengan jenis opsi jawaban. Google Form ini bisa menjadi variasi guru dalam memberikan tes kepada siswa di kelas sehingga pembelajaran bisa lebih menarik dan bisa dikerjakan secara online.

Perpustakaan Cak Nur di Fakultas Adab UIN Jakarta

posted Oct 14, 2009, 11:16 PM by Muhammad Azwar   [ updated Aug 22, 2017, 5:47 AM ]

Alhamdulillah, menjelang bulan Ramadhan 1437 H atau tepatnya 27 Mei 2017, koleksi pribadi Prof. Dr. Nurcholish Madjid dipindahkan ke Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 

Suatu kebanggaan dan kesyukuran koleksi Cak Nur ini bisa berada di Fakultas Adab UIN Jakarta. Sivitas akademika kampus dapat mengakses koleksi ini dengan mudah. Diperkirakan sekitar 6 ribuan koleksi yang terdiri dari buku-buku bacaan beliau, karya-karya beliau sendiri, jurnal, kumpulan makalah, arsip, dan sebagainya.  

Awalnya, ini merupakan inisiatif Ommy Komariah Madjid, Istri  alm. Prof. Dr. Nurcholish Madjid yang kemudian disambut positif oleh Prof. Dr. Azyumardi Azra, Direktur Pascasarjana dan Prof. Dr. Sukron Kamil, Dekan Fakultas Adab & Humaniora UIN Jakarta.  Fakultas Adab ini dulunya merupakan fakultas di mana alm. Cak Nur pernah menimba ilmu. Harapannya, bukan hanya sivitas Fakultas Adab saja yang bisa menikmati koleksi tersebut, tetapi juga masyarakat umum yang haus akan ilmu pengetahuan khususnya pemikiran islam. 

Beberapa mahasiswa dari Program Studi Ilmu Perpustakaan di Fakultas yang sama, diberi kepercayaan untuk mempraktekkan keilmuan dan keterampilan mereka dalam mengolah dan menata koleksi Cak Nur.  Ke depannya, koleksi ini dapat diakses secara online di URL http://opac-caknur.fah.uinjkt.ac.id.  

Dosen Go Blog !

posted Oct 14, 2009, 11:11 PM by Muhammad Azwar   [ updated Aug 9, 2017, 9:12 AM ]

Dulu pernah bermain-main dengan Blog. Kira-kira sekitar 2007 saat masih mengajar di salah satu sekolah dasar islam terpadu ternama di Kota Depok. Belajar Blog memang sangat mengasyikkan, karena kita bisa menuangkan segala ide yang terbersit di pikiran kita. Kita bisa mengarsipkan dokumen-dokumen yang dirasa penting. Saat mengikuti berbagai kegiatan baik itu seminar, workshop, ataupun sekedar jalan-jalan, Blog menjadi tempat bagi kita untuk mendokumentasikan segala aktifitas tersebut. Blog menjadi buku harian perjalanan dan kisah kegiatan kita. 

Ada beberapa layanan blog, seperti wordpress, blogger, multipy, dan weebly. Tentu saja, masing-masing layanan tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan. Anda boleh mencoba semuanya dan memilih mana yang paling asyik tentunya yang user friendly, dan yang terpenting fitur-fiturnya banyak dan kompleks. Saya sih lebih suka menggunakan Blogger dan Wordpress, itu karena saya baru sempat nyoba-nyoba keduanya aja...hehe.  

Beruntung sekali, Blogger ini bisa kita gunakan secara free alias gratis. Coba bayangkan, jika berbayar, aduh tentu tidak banyak orang ingin berbagi secara online. Di samping gratis, Blogger ini  memiliki fitur yang banyak. Ini yang saya suka dari Blogger.

1-9 of 9